Mau Beli AC Bekas? Perhatikan Hal Ini Sebelum Membeli
Mau Beli AC Bekas? Perhatikan Hal Ini Sebelum Membeli – Membeli AC bekas bisa menjadi pilihan kalau Anda ingin mendapatkan unit dengan harga lebih terjangkau. Namun, jangan hanya melihat harga dan kondisi fisiknya. AC yang terlihat bersih belum tentu bekerja dengan baik.
Daftar Isi
ToggleSebelum membawa pulang AC bekas, periksa beberapa bagian berikut agar Anda tidak mengeluarkan biaya tambahan untuk perbaikan setelah pembelian.
1. Cek Kondisi Indoor dan Outdoor
Mulailah dari kondisi fisik kedua unit. Perhatikan apakah terdapat retakan pada casing, karat berlebihan, bekas benturan, atau bagian yang sudah rusak. Kondisi seperti ini bisa memberikan gambaran tentang cara pemilik sebelumnya merawat AC.

Periksa juga evaporator dan kondensor. Debu tebal masih bisa dibersihkan, tetapi kerusakan pada sirip atau bagian tertentu perlu mendapat perhatian lebih. Jangan lupa memastikan indoor dan outdoor berasal dari satu set yang sesuai. Campuran unit yang tidak sesuai dapat menimbulkan masalah pada kinerja AC.
2. Pastikan AC Bisa Menyala dan Mendinginkan Ruangan
Jangan membeli AC bekas hanya berdasarkan foto atau penjelasan penjual. Kalau memungkinkan, nyalakan AC dan tes langsung. Biarkan AC bekerja beberapa saat, lalu rasakan perubahan suhu pada ruangan. Perhatikan juga apakah hembusan udara dari indoor terasa dingin dan apakah outdoor bekerja dengan normal.
Baca Juga : Mau pasang AC bekas? Cek layanan bongkar pasang AC
AC yang baru menyala memang membutuhkan waktu untuk memberikan efek pendinginan. Karena itu, jangan langsung menilai hanya beberapa detik setelah menekan tombol ON.
3. Dengarkan Suara Indoor dan Outdoor
AC yang bekerja normal tetap menghasilkan suara dari kipas dan kompresor. Namun, suara yang terlalu keras, kasar, bergetar, atau tidak biasa perlu Anda perhatikan.
Coba dengarkan indoor dan outdoor saat AC bekerja. Jika muncul bunyi berulang atau getaran berlebihan, tanyakan kepada penjual mengenai penyebabnya. Jangan mengabaikan suara aneh hanya karena AC masih terasa dingin. Komponen tertentu mungkin membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.
4. Periksa Kondisi Kompresor
Kompresor menjadi salah satu bagian penting dalam sistem pendinginan AC. Karena itu, kondisi outdoor juga perlu diperhatikan saat Anda melakukan pengujian. Lihat apakah outdoor dapat bekerja ketika AC berada pada mode pendinginan. Perhatikan pula suara dan getaran yang muncul.
Anda tidak harus membongkar kompresor sendiri. Jika ingin membeli AC bekas dengan kondisi yang lebih meyakinkan, minta teknisi memeriksa unit sebelum transaksi.
5. Tanyakan Riwayat Perawatan dan Perbaikan
Informasi dari pemilik sebelumnya bisa membantu Anda menilai kondisi AC. Tanyakan kapan terakhir kali AC dicuci, apakah pernah mengalami masalah, apakah pernah mengganti komponen, dan apakah unit pernah dipindahkan dari lokasi sebelumnya.
Riwayat seperti penggantian kompresor atau perbaikan pada sistem refrigeran juga penting untuk diketahui. Dengan informasi tersebut, Anda bisa memperkirakan kondisi AC dengan lebih realistis.
6. Jangan Langsung Percaya Jika Dibilang “Tinggal Isi Freon”
Istilah seperti “tinggal isi freon” perlu Anda sikapi dengan hati-hati. Jika refrigeran berkurang, teknisi sebaiknya mencari penyebabnya terlebih dahulu. Kebocoran pada sistem bisa membuat refrigeran kembali berkurang setelah pengisian.
Karena itu, jangan menjadikan pengisian refrigeran sebagai solusi otomatis ketika AC bekas kurang dingin. Cari tahu dulu kondisi sistem pendinginnya.
7. Cek Kelengkapan AC
Harga AC bekas tidak hanya ditentukan oleh unit indoor dan outdoor. Periksa apakah remote masih tersedia dan berfungsi. Lihat juga kondisi bracket outdoor, kabel, pipa, serta komponen lain yang ikut dijual.
Kelengkapan tersebut bisa memengaruhi biaya ketika Anda memasang AC di tempat baru. AC yang terlihat murah bisa menjadi lebih mahal setelah Anda harus membeli berbagai perlengkapan tambahan.
8. Hitung Biaya Setelah Membeli
Ini bagian yang sering terlupakan. Harga AC bekas mungkin lebih rendah daripada unit baru, tetapi Anda tetap perlu memperhitungkan biaya bongkar pasang, instalasi ulang, pembersihan, penggantian pipa atau kabel jika diperlukan, dan kemungkinan perbaikan.
Baca Juga : Jasa Service AC Panggilan Jakarta dengan Teknisi Profesional
Karena itu, jangan membandingkan harga unit bekas dengan harga unit baru saja. Hitung total biaya sampai AC benar-benar siap digunakan.
Jadi, Apakah AC Bekas Layak Dibeli?
AC bekas bisa menjadi pilihan selama Anda mengetahui kondisi unit dan menghitung seluruh biaya yang mungkin muncul setelah pembelian. Jangan hanya melihat casing yang masih bagus atau harga yang murah. Tes kemampuan pendinginan, dengarkan suara unit, tanyakan riwayat perawatan, dan periksa kondisi indoor serta outdoor sebelum mengambil keputusan.
Kalau Anda menemukan AC bekas yang menarik tetapi ragu dengan kondisinya, Abang Benerin dapat membantu melakukan pengecekan dan menilai kondisi AC sebelum atau setelah pembelian.
Periksa kondisi fisik, usia AC, kemampuan mendinginkan ruangan, kondisi indoor dan outdoor, suara saat beroperasi, serta riwayat perawatan jika tersedia.
Ya. Semakin lama usia AC, semakin penting memeriksa kondisi komponen dan ketersediaan suku cadang. Namun, usia bukan satu-satunya penentu karena kondisi dan riwayat perawatan juga perlu dipertimbangkan.
Pertimbangkan kembali jika unit menunjukkan kerusakan berat, performanya tidak stabil, terdapat korosi parah, komponen penting sulit ditemukan, atau estimasi biaya perbaikan dan instalasi membuat total biaya tidak lagi ekonomis.
Abang Benerin hadir untuk mempermudah anda yang memerlukan jasa service AC terlengkap untuk keperluan rumah, apartemen, kantor ataupun pabrik anda. Di Abang Benerin anda bisa : Cuci AC , Bongkar Pasang AC dan Perbaikan AC dengan harga yang terbaik dan mendapatkan kualitas pelayanan terbaik. Untuk mempermudah komunikasi anda dengan kami, bisa melalui : WhatsApp Abang Benerin. Ikuti akun Sosial Media Abang Benerin untuk mendapatkan informasi menarik lainnya, Instagram @abangbenerin, Facebook Fanspage abang benerin


